Mudik Yang Tak Mudik

Akuirsyad – istilah Mudik sudah menjadi ibadah tahunan buat orang indonesia. bahkan dalam istilah orang jawa disebutkan ” duwe duit, ora duwe duit sing penting mudik “. Mudik di Indonesia identik dengan tradisi tahunan yang terjadi menjelang hari raya besar keagamaan misalnya menjelang Lebaran. Pada saat itulah ada kesempatan untuk berkumpul dengan sanak saudara yang tersebar di perantauan, selain tentunya juga sowan dengan orang tua. Tradisi mudik muncul pada beberapa negara berkembang dengan mayoritas penduduk Muslim, seperti Indonesia dan Bangladesh.mudik4_david11-201407011840241

Menelisik lebih dalam,sebenernya saya terpancing untuk mencari untuk mencari tahu, istilah mudk berasal dari mana? asal muasal kata mudik itu sendiri?

akhirnya setelah gugling dan bertanya sana sini, saya dapat beberapa referensi nih gan. cekidot deh :

Asal kata Mudik

Mudik berasal dari jawa : Kata mudik berasal dari sandi kata bahasa Jawa ngoko yaitu “mulih dilik” yang berarti pulang sebentar. #Wikipedia

Mudik asal kata dari bahasa arab : Kata “mudik” seperti istilah arab untuk “badui” sebagai lawan kata “hadhory”. Sehingga dengan sederhana bisa diambil kesimpulan bahwa mudik, adalah kembali ke kampung halaman. Mudik dari akar kata “ adhoo-a” yang berarti “ yang memberikan cahaya atau menerangi”.Ini bisa dipahami dengan mudah, bahwa mereka para pemudik itu secara khusus memberikan ‘cahaya’ atau menerangi kampung-kampung halaman mereka.

Mudik dari akar kata “ Adhoo-‘a”, yang berarti “ yang menghilangkan “

Selanjutnya, mudik berasal dari bahasa arab yang berarti : orang yang menghilangkan. Hal ini juga akan mudah kita tangkap, bahwa mereka pemudik itu adalah orang-orang perantauan yang dipenuhi beban perasaan kerinduan, dan kesedihan karena jauh dari orangtua, keluarga atau kampung halamannya. Karenanya mereka melakukan aktifitas mudik , dalam rangka ‘menghilangkan’ semua kesedihan tersebut.

Mudik dari akar kata “ adzaa-qo” yang berarti “ yang merasakan atau mencicipi “.Orang yang mudik ke kampung halaman pastilah mereka yang ingin kembali ‘merasakan dan mencicipi’ suasana kampung tempat kelahiran.#Republika.

Mudik yang tak mudik

Bagi pekerja – perantau ataupun lainnya mudik sudah menjadi ibadah wajib dilakukan – melebihi ibadah sunah – heee.. Terlebih momen pas seperti menjelang lebaran. Hal ini didasari oleh letak kampung halaman yang memang sulit dijangkau dalam hitungan dua sampai 4 jam jika ditempuh dalam sehari. Sedangkan bagi orang pribumi sendiri mudik bukan hal yang unik karena bias saja setiap hari pasti pulang kerumah..

Nah, untuk rekan-rekan saya yang sedang mudik, alangkah baiknya menjaga kesehatan antum semua. Bro agus Bro ilham dan segenap kerru yang ber-mudik * sampaikan salamku untuk orang tua disana, maaf tahun ini belum bias berkunjung. gunakan waktumu yang singkat, mogamoga kembali kesini bawa status jadi bapak #curhat dikit ^^.
B
oleh mudik asal jaga fisik. jangan sampai karena keter-ingin-an mudik itu sendiri kesehatan dikesampingkan.

Selamat Mudik dan selamat berkumpul dengan keluarga sanak saudara handai taulan.

Selamt Merayakan hari raya idul fitri di kampung halaman.

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: