Proklamasi Kemerdekaan Dari Rokok

akuirsyad – Senin 18 Agustus 2014.

Satu hari sejak hari peringatan hari Kemerdekaan yang sudah 69 tahun indonesia telah merdeka,masih jauhnya dari kata sejahtera #kata abdur.
Senin ini pula bertepatan dengan kajian bulanan GESYA yang diadakan DKM-Anahl dengan tema Cerdas Meyikapi kemenangan Hakiki.
Para Jamaah membludak sejak jam 4 sore menunggu untaian nasehat.
ya, agama ini adalah nasehat kata baginda Rosulullah SAW.

Dalam sesi ceramah KH. tengku Zulkarnain Membeberkan beberapa  tips cara menyikapi kemenangan yang hakiki.
yaiut dengan melawan hawa nafsu.
manusia dengan kodratnya diberikan oleh Allah akal dan nafsu, berbeda dengan malaikat dengan cahaya dan jin dari api.
Allah menyuruh kita berfikir, Allah menyuruh kita melawan haw nafsu.
di sesi ceramah, aku tersentak ketika beliau menyinggung tentang Rokok. bagiku barang ini adalah sesuatu yang biasa ku sentuh dan ku hisap setiap hari. beliau memaparkan orang  yang merokok lebih buruk dari hewan babi.
Beliau memjelaskan, babi adalah hewan pemakan apasaja.
Babi adalah hewan yang sangat kotor karena biasanya memakan segala sesuatu yang diberikan kepadanya dari mulai bangkai, kotorannya sendiri sampai kotoran manusia. Secara psikis babi memiliki tabiat yang malas, tidak menyukai matahari, sangat suka makan dan tidur, memiliki sifat tamak, dan tidak memiliki kehendak dan daya juang, bahkan untuk membela diri sekalipun.
tapi hanya satu makanan yang tidak dimakan oleh babi.
lha kok iso..

 

Ternyata ia adalah daun tembakau.Innalilahi.. Seekor Babi yang kotor saja bahkan tidak mau memakan daun tembakau.. Ya Allah… inilah Jalanku yang salah.
barang yang dulu aku haramkan kini aku halalkan. yang serung ku hisap setiap saat.

 

aku tersinggung kepada babi.
dan aku lebih tersinggung lagi jika aku direndahkan lebih dari babi.
jujur, aku tersindir atas nasehat dari KH. Tengku Zulkarnaen.
aku tersinggung atas perkataan beliau.
aku tersinggung atas perkataannya semua tentang diriku.
dan aku lebih tersinggung lagi ketika ALLAh mengetuk pintu hatiku lewat beliau Rohimahullah.
alangkah malunya jika tuhanku saja mengetuk hati hambanya, tapi berpaling dari kasihnya.

Ya Rob, Aku bertaubat dari segala bentuk maksiat.
y Robb, aku bertaubat,
Robbana Taqobbal Minna.
terimalah taubat kami. jauhkan kami dari maksiat.
Engkaulah yang membolak balikkan hati kami
Dekatkan kami pada jalanmu yang Maha Agung.
dekatkan Kami pada hambamu yang menyeru kepadaMu.
Cikarang, 18 Agustus 2014.
Proklamasi Kemerdekaan dari budak rokok

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: